McLaren dengan cukup mudah berhasil mengalahkan Ferrari di GP Jerman. Karena itu, Lo Scuderia menjanjikan evaluasi menyeluruh sebelum menghadapi seri mendatang di Hungaria.
Lewis Hamilton menjadi pembalap pertama yang menyentuh finis di GP Jerman, Minggu (20/7/2008). Sedangkan Ferrari hanya bisa menempatkan Felipe Massa di posisi terakhir podium alias tempat ketiga.
Kegagalan di Jerman mengulangi kisah serupa yang dialami Ferrari di GP sebelumnya di Inggris. Di Silverstone awal Juli lalu, tim 'Kuda Jingkrak' bahkan hanya merebut peringkat empat lewat Kimi Raikkonen.
Ferrari tentu tak ingin mengulangi kegagalan serupa di GP Hungaria, 3 Agustus mendatang. Team Principal Stefano Domenicali menyebut ada misteri yang harus dipecahkan dari performa buruk timnya.
"Tak sanggup mengeluarkan kecepatan normal kami dan tidak ekonomisnya pemakaian ban menjadi titik paling kritis di akhir pek! an kemarin," aku Domenicali sebagaimana dilansir Eurosport. "Normalnya kami tahu bahwa McLaren cepat ketika menjalani satu lap dan itu merupakan pertukaran untuk konsistensi dan pace selama lomba."
"Sayangnya, di Hockenheim kami tidak melihat itu persoalannya. Di kualifikasi, McLaren sangat kuat. Tapi jika menimbang jumlah bahan bakar Lewis dan (Heikki) Kovalainen, lap Felipe sangatlah bagus. Tapi di stint pertama, kami lebih lambat 1,5 detik. Itu menunjukkan ada hal-hal yang harus lebih dimengerti," beber Domenicali.
Meski GP Hungaria akan berlangsung kurang dari dua pekan lagi, Ferrari mengaku tak ingin terburu-buru melakukan perubahan. Tim Italia itu tampaknya tak ingin mencari solusi instan atas persoalan yang menimpanya.
"Kami perlu mengkaji secara detail tanpa membuat solusi cepat apapun karena itu adalah sebuah kesalahan yang tidak boleh kami lakukan pada saat ini," pungkas Domenicali.
Lewis Hamilton menjadi pembalap pertama yang menyentuh finis di GP Jerman, Minggu (20/7/2008). Sedangkan Ferrari hanya bisa menempatkan Felipe Massa di posisi terakhir podium alias tempat ketiga.
Kegagalan di Jerman mengulangi kisah serupa yang dialami Ferrari di GP sebelumnya di Inggris. Di Silverstone awal Juli lalu, tim 'Kuda Jingkrak' bahkan hanya merebut peringkat empat lewat Kimi Raikkonen.
Ferrari tentu tak ingin mengulangi kegagalan serupa di GP Hungaria, 3 Agustus mendatang. Team Principal Stefano Domenicali menyebut ada misteri yang harus dipecahkan dari performa buruk timnya.
"Tak sanggup mengeluarkan kecepatan normal kami dan tidak ekonomisnya pemakaian ban menjadi titik paling kritis di akhir pek! an kemarin," aku Domenicali sebagaimana dilansir Eurosport. "Normalnya kami tahu bahwa McLaren cepat ketika menjalani satu lap dan itu merupakan pertukaran untuk konsistensi dan pace selama lomba."
"Sayangnya, di Hockenheim kami tidak melihat itu persoalannya. Di kualifikasi, McLaren sangat kuat. Tapi jika menimbang jumlah bahan bakar Lewis dan (Heikki) Kovalainen, lap Felipe sangatlah bagus. Tapi di stint pertama, kami lebih lambat 1,5 detik. Itu menunjukkan ada hal-hal yang harus lebih dimengerti," beber Domenicali.
Meski GP Hungaria akan berlangsung kurang dari dua pekan lagi, Ferrari mengaku tak ingin terburu-buru melakukan perubahan. Tim Italia itu tampaknya tak ingin mencari solusi instan atas persoalan yang menimpanya.
"Kami perlu mengkaji secara detail tanpa membuat solusi cepat apapun karena itu adalah sebuah kesalahan yang tidak boleh kami lakukan pada saat ini," pungkas Domenicali.